SHINTA ARY MURTI
(0911243072)
The Case for Foreign Direct Investment and Multinational Corporations
Foreign Direct Investment
(FDI) merupakan pergerakan/lalu lintas arus modal dari satu negara ke
negara lainnya. FDI menjadi gambaran terjadinya peningkatan efisiensi
yang belum pernah terjadi sebelumnya. Efisiensi ini mencerminkan adanya
harga yang kompetitif untuk barang dan jasa, efisiensi dalam sumber daya
alam untuk bahan baku dan kedekatan dengan pasar. MNCs merupakan salah
satu bentuk dari FDI.
FDI atau investasi asing langsung di host country
kemudian tidak sekedar transfer modal, namun terjadi sinergi antara
keuntungan ekonomi, inovasi teknologi, serta pengetahuan. Sehingga,
dengan masuknya FDI ke host country memiliki keuntungan kompetitif yang
unik, yaitu terjadinya globalisasi ekonomi yang mampu mengidentifikasi,
mengakses, memanfaatkan dan efektif mengkoordinasikan serta menyebarkan
sumber daya dan kemampuan ke seluruh dunia.
Manfaat yang paling langsung dari FDI dapat digambarkan dalam aktivitas MNCs. MNCs di negara host country melakukan aktivitas produksinya dengan menggunakan teknologi yang canggih untuk menghasilkan barang. MNCs
kemudian dengan efektif dan efesien melakukan kegiatan produksinya
sehingga harga barang menjadi lebih rendah dengan kualitas barang yang
tinggi. Dan bagi masyarakat, adanya MNCs mampu menciptakan lapangan
pekerjaan baru dan keuntungan bagi pekerjanya yaitu, upah yang yang
diterima relatif lebih tinggi dari pada standar pekerja lainnya. Bagi
perekonomian negara, FDI menyumbangkan kontribusi secara jangka panjang
bagi pertumbuhan ekonomi dan peningkatan GDP host country.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar