Senin, 19 Maret 2012

Perdebatan Antara Pendukung dan Penentang Eksistensi Peran MNC dalam Ranah Sosial-Politik

SHINTA ARY MURTI
(0911243072)
The Case for Foreign Direct Investment and Multinational Corporations
Foreign Direct Investment (FDI) merupakan pergerakan/lalu lintas arus modal dari satu negara ke negara lainnya. FDI menjadi gambaran terjadinya peningkatan efisiensi yang belum pernah terjadi sebelumnya. Efisiensi ini mencerminkan adanya harga yang kompetitif untuk barang dan jasa, efisiensi dalam sumber daya alam untuk bahan baku dan kedekatan dengan pasar. MNCs merupakan salah satu bentuk dari FDI.
FDI atau investasi asing langsung di host country kemudian tidak sekedar transfer modal, namun terjadi sinergi antara keuntungan ekonomi, inovasi teknologi, serta pengetahuan. Sehingga, dengan masuknya FDI ke host country memiliki keuntungan kompetitif yang unik, yaitu terjadinya globalisasi ekonomi yang mampu mengidentifikasi, mengakses, memanfaatkan dan efektif mengkoordinasikan serta menyebarkan sumber daya dan kemampuan ke seluruh dunia.
Manfaat yang paling langsung dari FDI dapat digambarkan dalam aktivitas MNCs. MNCs di negara host country melakukan aktivitas produksinya dengan menggunakan teknologi yang canggih untuk menghasilkan barang. MNCs kemudian dengan efektif dan efesien melakukan kegiatan produksinya sehingga harga barang menjadi lebih rendah dengan kualitas barang yang tinggi. Dan bagi masyarakat, adanya MNCs mampu menciptakan lapangan pekerjaan baru dan keuntungan bagi pekerjanya yaitu, upah yang yang diterima relatif lebih tinggi dari pada standar pekerja lainnya. Bagi perekonomian negara, FDI menyumbangkan kontribusi secara jangka panjang bagi pertumbuhan ekonomi dan peningkatan GDP host country.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar