Oucky Hertanto/0911241003
Review : Third World Governments and Multinational Corporations
MNC sangat berkembang pesat pasca perang dunia kedua. MNC bertumbuh sebaga salah satu tonggak ekonomi dunia. Ekspansi oleh MNC mulai dilakukan pada negara-negara dunia ketiga, dimana kekuatan modal digunakan untuk mengeksplorasi sumber daya yang terdapat di negara dunia ketiga.
Dalam hal ini ada beberapa ketimpangan yang dihubungkan dengan konteks MNC dengan host country yang notabene adalah negara dunia ketiga. Host country memiiki keterbatasan seperti contoh akses duplikasi terhadap tekhnologi yang digunakan oleh MNC, dsb. Oleh karena itu, hal ini membuat hubungan yang asimetris MNC dengan Host Country yang ada.
Untuk itulah di sini muncul isitlah potencial power dan actual power, dimana dari hubungan yang asimetris ini, host country dinilai memilki posisi tawar yang digunakan dalam menjalin hubungannya dengan MNC yang melakukan ekspansi. Untuk mengatasi hbungan yang tidak seimbang antara MNC serta host cuntry, host country harus memaksimalka peran potencial power yang dimiliki,yang terdiri dari bebera faktor yaitu :
· The level of the host government’s expertise,
· The degree of competition among multinationals,
· The type of direct foreign investment,
· The degree or extent of prevailing economic uncertainty.
Power potensial dapat didefiniskan sebagai kemampuan fundamental yang dimiliki oleh hst country.
Actual Power merupakan kemampuan atau abbility dari pemerintah host country untuk menjalankan posisi tawarnya dengan MNC agar menjadi hubungan yang lebih menguntungkan antar keduanya atau dapat diartikan sebagai aktulisasi dari power potensial yang dimiliki. Sejumlah faktor yang mempengaruhi actual power tersebut antara lain kondisi perpolitikan domestik, fluktuasi ekonomi serta faktor external yag berasal dari luar domestik pemerintahan host country itu sendiri
Tidak ada komentar:
Posting Komentar