Third World Governments and Multinational Corporations:
Dynamics of Host’s Bargaining Power
Dynamics of Host’s Bargaining Power
Indra Mahardika (0911243015)
Melalui bacaan ini kita dapat mengetahui bahwa antara Perusahaan Multinasional atau MNC's dengan pemerintah dunia ketiga yang dijelaskan sebagai host country memiliki kaitan erat khususnya yang berkenaan dengan kedaulatan. Tidak dipungkiri keberadaan MNC turut serta dalam pengembangan perekonomian negara dunia ketiga (host country) namun seiring waktu muncul kekhawatiran host country dalam menghadapi MNC's itu sendiri. Oleh karena itu, salah satu cara yang harus dilakukan oleh host country yaitu meningkatkan bargaining powernya terhadap MNC's. Dalam tulisannya, Tarzi menjelaskan bahwa terdapat dua cara yang dapat ditempuh oleh host country untuk menekan MNC's, yaitu Potential Power dan Actual Power. Hal yang menajdi pembeda dari dua cara di atas yaitu, Potential Power menekankan pada usaha negara untuk mengatur sistem pemerintahan dan perekonomiannya sehingga akan bersifat daya tawar relatif dari host country. Sebaliknya, Actual Power menekankan pada usaha negara untuk membatasi ruang gerak MNC's seperti membuat regulasi atapun memperkuat faktor domestiknya. Sekilas dapat kita ketahui bahwa posisi host country tergolong lemah bila harus menghadapi MNC's yang notabanenya memiliki pengaruh ekonomi yang kuat bagi host country sehingga dengan power ekonominya dapat mengintervensi dan mengancam kedaulatan host country. Namun bukan menjadi alasan bahwa host country tidak dapat berbuat apa-apa untuk kedepannya meminimalisir dampak kemunculan terhadap kedaulata negara. Cara yang dipaparkan oleh penulis dalam buku Third World Governments and Multinational Corporations: Dynamics of Host’s Bargaining Power dapat dijadikan pertimbangan oleh host country mengetahui cara terbaik untuk menekan MNC's.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar