Third
World Government and Multinational Corporations:
Dynamics
of Host’s Bargaining Power
Santi Setiawati / 0911243028
Dalam jurnal yang
berjudul Third World Government and MNCs,
Shah M.Tarzi membahas tentang hubungan tawar antara pemerintah di host country dengan MNC. Tarzi mengidentifikasi
beberapa faktor yang mempengaruhi kekuatan tawar pemerintah lokal. Kekuatan
tersebut dibagi dalam dua jenis yaitu potensial
power dan actual power.
Potensial
power merupakan kekuatan tawar relatif pemerintah yang
muncul dari potensi pemerintah itu sendiri. Kekuatan itu antara lain:
- Tingkat keahlian pemerintah. Melalui peningkatan keahlian pemerintah, maka pemerintah akan memiliki kapasitas yang lebih besar untuk memonitor perusahaan bahkan bernegosiasi dalam kondisi yang dibutuhkan.
- Tingkat kompetisi multinasional. Minimnya kompetisi antar negara dalam host country menandakan lemahnya posisi tawar host country. Oleh karena itu agar kompetisi semakin meningkat dibutuhkan peningkatan kekuatan tawar pemerintah.
- Tipe Investasi Asing Langsung
- Ketdakpastian ekonomi
Actual
power merupakan kemampuan dan keinginan dari pemerintah
lokal untuk mempraktekkan kekuatan tawarnya agar mendapatkan perlakuan baik
dari perusahaan asing. Ada dua faktor yang mempengaruhi actual power yaitu faktor domestik dan internasional. Faktor domestik
meliputi politik dalam negeri host
country. Sedangkan faktor internasional seperi tekanan politik dan ekonomi
asing seringkali merupakan hal yang menghambat pemerintah di host country untuk menerjemahkan potensial power menjadi kekuatan yang
dapat melahirkan keluaran bagi investor asing.
Tulisan ini akhirnya menyimpulkan bahwa
ketergantungan negara berkembang sebagai host
country terhadap sistem ekonomi internasional merupakan penghambat negara
berkembang dalam mempraktekkan potensial
power yang dimilikinya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar