Senin, 19 Maret 2012

Meningkatkan Power Negara untuk Mempertahankan Kedaulatan


Third World Government and Multinational Corporations:
Dynamics of Host’s Bargaining Power
Santi Setiawati / 0911243028

Dalam jurnal yang berjudul Third World Government and MNCs, Shah M.Tarzi membahas tentang hubungan tawar antara pemerintah di host country dengan MNC. Tarzi mengidentifikasi beberapa faktor yang mempengaruhi kekuatan tawar pemerintah lokal. Kekuatan tersebut dibagi dalam dua jenis yaitu potensial power dan actual power.
Potensial power merupakan kekuatan tawar relatif pemerintah yang muncul dari potensi pemerintah itu sendiri. Kekuatan itu antara lain:
  1. Tingkat keahlian pemerintah. Melalui peningkatan keahlian pemerintah, maka pemerintah akan memiliki kapasitas yang lebih besar untuk memonitor perusahaan bahkan bernegosiasi dalam kondisi yang dibutuhkan.
  2. Tingkat kompetisi multinasional. Minimnya kompetisi antar negara dalam host country menandakan lemahnya posisi tawar host country. Oleh karena itu agar kompetisi semakin meningkat dibutuhkan peningkatan kekuatan tawar pemerintah.
  3. Tipe Investasi Asing Langsung
  4. Ketdakpastian ekonomi
Actual power merupakan kemampuan dan keinginan dari pemerintah lokal untuk mempraktekkan kekuatan tawarnya agar mendapatkan perlakuan baik dari perusahaan asing. Ada dua faktor yang mempengaruhi actual power yaitu faktor domestik dan internasional. Faktor domestik meliputi politik dalam negeri host country. Sedangkan faktor internasional seperi tekanan politik dan ekonomi asing seringkali merupakan hal yang menghambat pemerintah di host country untuk menerjemahkan potensial power menjadi kekuatan yang dapat melahirkan keluaran bagi investor asing.
Tulisan ini akhirnya menyimpulkan bahwa ketergantungan negara berkembang sebagai host country terhadap sistem ekonomi internasional merupakan penghambat negara berkembang dalam mempraktekkan potensial power yang dimilikinya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar