Senin, 19 Maret 2012

Perdebatan Antara Pendukung dan Penentang Eksistensi Peran MNC dalam Ranah Sosial-Politik

Budiman Yusuf (0911240043)

The Case For Foreign Direct Investment and Multinational Corporations
           
            Di dalam jurnal ini membahas mengenai hubungan MNC dan FDI yang meliputi hubungan timbal balik,maupun peranan pemerintah didalamnya. Dalam inti utama sub bab ini akan ditunjukkan mengenai argumen yang signifikan dan beralasan yang mendukung asumsi bahwa, masyarakat dan pemerintah harus menekankan disiplinitas dan dorongan terhadap pasar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dunia dan mengurangi kemiskinan. Dalam hal ini, dijelaskan bahwa, yang terbaik yang bisa dilakukan oleh masyarakat terhadap kedatangan MNC adalah membiarkan MNC tersebut untuk melakukan apa yang terbaik bagi dirinya (MNC), yakni mengalokasikan sumber daya alam secara efisien, memproduksi barang produk sesuai dengan harga yang sepantasnya, membuka lapangan kerja,memperkenalkan produk baru, dan meningkatkan kemakmuran masyarakat berikut stake holdernya.
            Mengenai hubungan antara MNC dan FDI itu sendiri menyatakan, secara faktanya, hubungan antara MNC dan FDI terlalu dilebih-lebihkan dan tidak tepat sasaran. Pernyataan yang mengungkapkan bahwa,dengan adanya FDI yang disalurkan dari MNC kepada negara untuk mensejahterakan masyarakat negaratersebut sangatlah utopis. Hal tersebut dikarenakan pada ujung-ujungnya MNC akan mengeksploitasi negara tersebut dan mencari keuntungan sebanyak-banyaknya. Hubungan antara MNC dan FDI sangatlah utopis membawa dampak yang baik bagi negara.
            FDI dari MNC tersebut juga telah membawa banyak kebaikan seperti misalnya, pengenalan produk(barang dan teknologi) baru, pembukaan lapangan kerja, merangsang perluasan perusahaan negara, dll. Semua itu merupakan kebutuhan negara yang merupakan kebutuhan primer bagi perkembangan kesejahteraan masyarakat seiring dengan adanya arus globalisasi. Dengan penetrasi investasi MNC kepada negara berupa FDI, maka hal tersebut diyakini dapat merangsang negara untuk merealisasikan peningkatan kesejahteraan masyarakatnya. Dalam hal ini, pemerintah juga memiliki peranan yang signifikan terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakatnya. Pemerintah mengatur dan memanagerial pasar domestiknya dengan pasar bebas (freemarket). Dengan merangsang pertumbuhan ekonomi setiap individu masyarakatnya, maka pemerintah yakin bahwa akumulasi kesejahteraan semua warga negaranya juga akan meningkat. Semua itu diatur dalam sebuah sistem yang menekankan pada perlindungan, dorongan, dan akses-akses pada setiap individu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar