FDI dan MNCs : Pendukung VS Penentang
Risalatul Mu'awanah / 0911240021
Dalam chapter
12 dan 13 Cohen menjelaskan perdebatan antara pendukung MNC dan penentang MNC.
Dalam chapter 12 Cohen memaparkan argumentasi pendukung MNC mengenai
keuntungan-keuntungan dari FDI dan MNC terhadap Host Country. Misalnya
menciptakan lapangan pekerjaan baik untuk level expertise maupun pekerja
produksi , masuknya FDI juga merangsang naiknya angka ekspor yang mana akan
menaikkan nilai mata uang local, MNC dan FDI juga merangsang pertumbuhan
ekonomi serta transfer teknologi dan pengetahuan.
Sedangkan dalam
chapter 13, cohen menjelaskan argument-argumen penentang MNC dan FDI yang mendasarkan pada
efek buruk yang ditimbulkan oleh masuknya FDI dan MNC. Antara lain kecenderungan
latah negara-negara berkembang untuk rest to the bottom. Yaitu negara
berkembang merendahkan posisi tawarnya untuk mengundang FDI dan MNC. Akibatnya
akan ada pihak-pihak yang tereksploitasi dan dirugikan. Antara lain lingkungan
dan tenaga kerja. Jikapun MNC dan FDI meningkatkan pendapatan nasional atau
pertumbuhan ekonomi, sifatnya hanya di permukaan atau makro. Berkebalikan
dengan level mikro.
Dengan
demikian, MNC dan FDI memiliki keunggulan dan kelemahan. Terdapat cost dan
benefit yang harus diterima oleh negara penerima FDI dan MNC. Kembali lagi
lagi, bagaimana negara memaksimalkan actual dan potential power yang
telah dijelaskan dalam pemikiran Tarzi sebelumnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar