Senin, 19 Maret 2012

Perdebatan Antara Pendukung dan Penentang Eksistensi Peran MNC dalam Ranah Sosial-Politik



FDI dan MNCs : Pendukung VS Penentang
Risalatul Mu'awanah / 0911240021

Dalam chapter 12 dan 13 Cohen menjelaskan perdebatan antara pendukung MNC dan penentang MNC. Dalam chapter 12 Cohen memaparkan argumentasi pendukung MNC mengenai keuntungan-keuntungan dari FDI dan MNC terhadap Host Country. Misalnya menciptakan lapangan pekerjaan baik untuk level expertise maupun pekerja produksi , masuknya FDI juga merangsang naiknya angka ekspor yang mana akan menaikkan nilai mata uang local, MNC dan FDI juga merangsang pertumbuhan ekonomi serta transfer teknologi dan pengetahuan.
Sedangkan dalam chapter 13, cohen menjelaskan argument-argumen  penentang MNC dan FDI yang mendasarkan pada efek buruk yang ditimbulkan oleh masuknya FDI dan MNC. Antara lain kecenderungan latah negara-negara berkembang untuk rest to the bottom. Yaitu negara berkembang merendahkan posisi tawarnya untuk mengundang FDI dan MNC. Akibatnya akan ada pihak-pihak yang tereksploitasi dan dirugikan. Antara lain lingkungan dan tenaga kerja. Jikapun MNC dan FDI meningkatkan pendapatan nasional atau pertumbuhan ekonomi, sifatnya hanya di permukaan atau makro. Berkebalikan dengan level mikro.
Dengan demikian, MNC dan FDI memiliki keunggulan dan kelemahan. Terdapat cost dan benefit yang harus diterima oleh negara penerima FDI dan MNC. Kembali lagi lagi, bagaimana negara memaksimalkan actual dan potential power yang telah dijelaskan dalam pemikiran Tarzi sebelumnya.  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar