The Case Of Foreign Direct
Investment And Multinational Corporation
Irza Khurun’in (0911240012)
Pada
bab ini, Stephen D. Cohen berusaha memaparkan secara obejektif tentang perusahaan
multinasional. Jika di bab-bab sebelumnya lebih cenderung penekanan terhadap
berkembangnya perusahaan multinasional, maka di bab ini Cohen mengungkap
manfaat perusahaan asing dan tranfer modal asing. FDI(Foreign Direct Investment) adalah pergerakan/lalu
lintas arus modal dari satu negara ke negara lainnya. FDI tidak lebih
dari sekedar transfer uang/modal, MNC dan FDI berkontribusi terhadap
pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan host country secara kesuluruhan. Melalui MNC dan FDI dapat terjadi transfer
modal, tranfer teknologi baru, efisiensi dalam menghasilkan barang dan jasa, menambah
lapangan pekerjaan, meningkatkan produktifitas nasional, umber pendapatan
negara melalui ekspor dan pajak, melatih ketrampilan pekerja, dan berkontribusi
terhadap pertumbuhan GDP dan pendapatan nasional. Melalui FDI, MNC dapat sebagai
cambuk bagi masyarakat untuk berkompetisi dan mengisi gap financial. Gap financial adalah suatu keadaan dimana terjadi ketimpangan
antara modal dan pengeluaran, maka MNC dapat berperan sebagai memperkecil gap financial tersebut.
Kritik
terhadap MNC dan FDI adalah keduanya dapat menyebabkan negara-negara menurunkan
standar uah buruh danstandar lingkungan sebagai upaya untuk berlomba-lomba
menarik minat MNC dan FDI. Jadi, apakah sebenarnya Race To The Bottom hanyalah mitos? Atau, penurunan standar
kelestarian lingkungan tersebut ditutupi dengan embel-embel untuk berkompetisi
di pasar global?
Sumber:
Stephen D. Cohen. The Case Of Foreign Direct Investment And Multinational
Corporation
Tidak ada komentar:
Posting Komentar