Senin, 19 Maret 2012

Perdebatan Antara Pendukung dan Penentang Eksistensi Peran MNC dalam Ranah Sosial-Politik

The Case Of Foreign Direct Investment And Multinational Corporation 

Irza Khurun’in (0911240012)

Pada bab ini, Stephen D. Cohen berusaha memaparkan secara obejektif tentang perusahaan multinasional. Jika di bab-bab sebelumnya lebih cenderung penekanan terhadap berkembangnya perusahaan multinasional, maka di bab ini Cohen mengungkap manfaat perusahaan asing dan tranfer modal asing. FDI(Foreign Direct Investment) adalah pergerakan/lalu lintas arus modal dari satu negara ke negara lainnya. FDI tidak lebih dari sekedar transfer uang/modal, MNC dan FDI berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan host country secara kesuluruhan.  Melalui MNC dan FDI dapat terjadi transfer modal, tranfer teknologi baru, efisiensi dalam menghasilkan barang dan jasa, menambah lapangan pekerjaan, meningkatkan produktifitas nasional, umber pendapatan negara melalui ekspor dan pajak, melatih ketrampilan pekerja, dan berkontribusi terhadap pertumbuhan GDP dan pendapatan nasional. Melalui FDI, MNC dapat sebagai cambuk bagi masyarakat untuk berkompetisi dan mengisi gap financial. Gap financial adalah suatu keadaan dimana terjadi ketimpangan antara modal dan pengeluaran, maka MNC dapat berperan sebagai memperkecil gap financial tersebut.

Kritik terhadap MNC dan FDI adalah keduanya dapat menyebabkan negara-negara menurunkan standar uah buruh danstandar lingkungan sebagai upaya untuk berlomba-lomba menarik minat MNC dan FDI. Jadi, apakah sebenarnya Race To The Bottom hanyalah mitos? Atau, penurunan standar kelestarian lingkungan tersebut ditutupi dengan embel-embel untuk berkompetisi di pasar global?
Sumber: Stephen D. Cohen. The Case Of Foreign Direct Investment And Multinational Corporation


Tidak ada komentar:

Posting Komentar