Minggu, 25 Maret 2012

MNC dan Corporate Social Responsibility


Corporate Social Responsibility: a Histrorical Review
Destia Alfiani (0911240046)

CSR  (Corporate Social Responsibility) pertama kali muncul pada tahun 1950 di Amerika Serikat. Praktek CSR setiap perusahaan pasti berbeda, biasanya melingkupi sumbangan untuk amal, pelayanan masyarakat, peningkatan kesejahteraan karyawan dan mempromosikan perilaku keagamaan. Pemberian kegiatan sosial ini ditujukan agar perusahaan mendapat dukungan dari masyarakat yang merupakan investasi sosial jangka panjang bagi perusahaan.
Sebenarnya peran perusahaan dibagi menjadi dua. Pertama, memaksimalkan keuntungan dari usahanya dan kedua, membantu masyarakat mencapai kemakmuran. Ideologi CSR pada tahun 1950 ini muncul karena adanya asumsi kewajiban bisnis bagi masyarakat. Kewajiban ini muncul karena ada beberapa sarjana dan praktisi yang melihat bisnis sebagai instrumen masyarakat dan manajer sebagai wali publik yang pekerjaan utamanya adalah untuk menyeimbangkan tuntutan dari karyawan, pelanggan, pemasok, masyarakat dan pemegang saham.
Terjadi pergeseran peran CSR dari tahun 1950 yang merupakan upaya untuk menumbuhkan kewajiban sipil di perusahaan. Pada tahun 1980-an, fokus CSR bergeser dari kewajiban perusahaan menjadi strategi perusahaan. Kritikan terhadap CSR muncul karena adanya CSR dapat mengurangi laba perusahaan dan mengalihkan sumber daya ekonomi. Tetapi hal tersebut dapat diatasi apabila perusahaan dapat menggabungkan strategi perusahaan dengan tujuan sosial yang ingin dicapai.

Sumber : Banerjee, S 2007, Corporate Social Responsibility: a Histrorical Review

Tidak ada komentar:

Posting Komentar