Minggu, 18 Maret 2012

Meningkatkan Power Negara Untuk Mempertahankan Kedaulatan


Afelino Daflor Patty
0911243001

Meningkatkan Power Negara Untuk Mempertahankan Kedaulatan

Dalam tulisan Shah M. Tarzi yang berjudul Third World Governments and Multinational Corporations: Dynamics of Host’s Bergaining Power, ia berpendapat bahwa hubungan MNC dengan Pemerintahan dari negara penerima atau Host Country dapat memberi dampak positif bagi Host Country tersebut. Akan tetapi di lain sisi, MNC juga bisa memberikan dampak negatif dan ancaman bagi negara penerima. Kehadiran aktor non-state seperti MNC yang semakin berkembang jumlahnya ini yang menjadi salah satu penyebab peran pemerintah di negara Host Country semakin tergeser dan perannya seperti tergantikan oleh “kekuatan” yang dimiliki oleh MNC.
Dengan fenomena-fenomena yang terjadi seperti ini, maka Tarzi mengatakan bahwa terdapat 2 instrumen power yang dapat mengendalikan peran MNC di Host Country, yaitu Potential Power dan Actual Power. Potential Power adalah kemampuan dari suatu negara untuk mengendalikan apa yang sudah menjadi potensi di negaranya, seperti kemampuan ekonomi, politik maupun sistem pemerintahannya. Actual Power adalah kemampuan pemerintah Host Country untuk memberikan peraturan terhadap MNC dan memperketat jalur masuknya ke negara penerima. Dengan mampunya Host Country untuk meningkatkan kedua power ini di negaranya, maka negara (Host Country) tersebut dapat menjaga aset-aset berharga di negaranya dan dapat menekan laju masuknya MNC ke dalam wilayahnya sehingga tingkat kerugian yang dimiliki oleh negara-negara Host Country dari hadirnya MNC bisa dikurangi dan peran pemerintah tidak tergantikan oleh perusahaan-perusahaan asing tersebut. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar