Afelino
Daflor Patty
0911243001
Meningkatkan Power
Negara Untuk Mempertahankan Kedaulatan
Dalam
tulisan Shah M. Tarzi yang berjudul Third World Governments and Multinational
Corporations: Dynamics of Host’s Bergaining Power, ia berpendapat bahwa
hubungan MNC dengan Pemerintahan dari negara penerima atau Host Country dapat
memberi dampak positif bagi Host Country tersebut. Akan tetapi di lain sisi,
MNC juga bisa memberikan dampak negatif dan ancaman bagi negara penerima. Kehadiran
aktor non-state seperti MNC yang semakin berkembang jumlahnya ini yang menjadi salah
satu penyebab peran pemerintah di negara Host Country semakin tergeser dan
perannya seperti tergantikan oleh “kekuatan” yang dimiliki oleh MNC.
Dengan
fenomena-fenomena yang terjadi seperti ini, maka Tarzi mengatakan bahwa
terdapat 2 instrumen power yang dapat mengendalikan peran MNC di Host Country,
yaitu Potential Power dan Actual Power. Potential
Power adalah kemampuan dari suatu negara untuk mengendalikan apa yang sudah
menjadi potensi di negaranya, seperti kemampuan ekonomi, politik maupun sistem
pemerintahannya. Actual Power adalah
kemampuan pemerintah Host Country untuk memberikan peraturan terhadap MNC dan
memperketat jalur masuknya ke negara penerima. Dengan mampunya Host Country
untuk meningkatkan kedua power ini di negaranya, maka negara (Host Country) tersebut
dapat menjaga aset-aset berharga di negaranya dan dapat menekan laju masuknya
MNC ke dalam wilayahnya sehingga tingkat kerugian yang dimiliki oleh
negara-negara Host Country dari hadirnya MNC bisa dikurangi dan peran
pemerintah tidak tergantikan oleh perusahaan-perusahaan asing tersebut.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar