Minggu, 18 Maret 2012

Meningkatkan Power Negara untuk Mempertahankan Kedaulatan

IGN Eka Putra (0911243058)

“Third World Governments and Multinational Corporations: Dynamics of
Host’s Bergaining Power”

Dalam jurnal “Third World Governments and Multinational Corporations: Dynamics
of Host’s Bergaining Power”, Shah M.Tarzi menganalisa hubungan antara MNC dengan
Pemerintahan negara dunia ketiga (Host Country). secara umum dengan adanya MNC
di negara host country, akan menguntungkan terutama dari transfer teknologi maupun
investasi. Namun dapat juga menjadi ancaman atas eksploitasi dari MNC, maka dalam jurnal
ditekankan bagaimana host country dapat berperan dalam mengatasi MNC.

Untuk dapat mengetahui sejauh mana negara dunia ketiga (host country) dapat
mempengaruhi MNC, maka terdapat 2 instrumen power yang mendukung host country dalam
mengendalikan MNC, yaitu Potential power dan Actual Power.

- Potential Power, yaitu sebagaimana besar daya tawar relatif host country terhadap MNC
disesuaikan dengan:

1. Tingkat keahlian pemerintahan negara host country, meliputi regulasi administrasi dan
peraturan host country untuk dapat mengendalikan MNC
2. Tingkat persaingan antara perusahaan multinasional, yaitu semakin besar tingkat
persaingan yang dapat diciptakan akan menarik investasi MNC maka posisi tawar negara
host akan semakin besar dalam mengendalikan MNC.
3. Jenis dari Foreign Direct Investment, dan
4. Derajat tingkat ketidak pastian ekonomi yang sedang berlangsung.

- Actual Power merupakan kemampuan dari pemerintah negara host untuk mempengaruhi
MNC agar mendapatkan keuntungan. hal ini dipengaruhi oleh faktor domestik dan
faktor internasional, untuk faktor domestik meliputi keadaan politik di negara host, dan
internasional meliputi politik luar negeri dan economic coercion?.

Negara host country perlu membangun kapabilitas nasional yang dapat membantu
untuk meregulasi kebijakan yang lebih menguntungkan host country dibandingkan MNC.
Agar kebijakan tersebut efektif maka kebijakan nasional tersebut harus memperhatikan siklus
investasi asing.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar