The
False Development Promise of Corporate Social Responsibility:
Evidence
from Multinational Oil Companies
Santi
Setiawati / 0911243028
Dalam jurnal yang
berjudul The False Development Promise of
Corporate Social Responsibility (CSR): Evidence from Multinational Oil
Companies, Jedrzej George Frynas membahas tentang efektivitas CSR di sektor
minyak, gas, dan batu bara. Beberapa pihak seperti NGO menganggap bahwa
terdapat ketimpangan antara tujuan awal CSR menurut para pemimpin bisnis dengan
penerapan CSR dalam kenyataan. Pandangan mengenai CSR antara lain:
- Topik dan pembahasan mengenai CSR hanya membuang waktu.
- CSR merupakan upaya pengelolaan persepsi oleh perusahaan untuk membuat orang-orang di luar dan dalam perusahaan memiliki pandangan positif tentang perusahaan.
- CSR merupakan hambatan bagi pembangunan.
CSR merupakan instrumen
bagi perusahaan untuk mencapai empat faktor penting bagi keberlangsungan perusahaan
antara lain mencapai keuntungan kompetitif, menjaga kestabilan lingkungan
kerja, menjaga persepsi eksternal, serta memastikan kesejahteraan karyawan.
Menurut Frynas, terdapat beberapa masalah fundamental dari perusahaan untuk
mencapai tujuan pembangunan melalui CSR. Kegagalan CSR dalam mewujudkan
pembangunan pada umumnya diakibatkan karena tunduknya CSR terhadap tujuan
perusahaan yang berorientasi profit. CSR memiliki keterbatasan mempercepat
pembangunan masyarakat lokal.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar