Minggu, 01 April 2012

CSR dan Dinamika Kritikannya


The False Development Promise of Corporate Social Responsibility:
Evidence from Multinational Oil Companies
Santi Setiawati / 0911243028

Dalam jurnal yang berjudul The False Development Promise of Corporate Social Responsibility (CSR): Evidence from Multinational Oil Companies, Jedrzej George Frynas membahas tentang efektivitas CSR di sektor minyak, gas, dan batu bara. Beberapa pihak seperti NGO menganggap bahwa terdapat ketimpangan antara tujuan awal CSR menurut para pemimpin bisnis dengan penerapan CSR dalam kenyataan. Pandangan mengenai CSR antara lain:
  1. Topik dan pembahasan mengenai CSR hanya membuang waktu.
  2. CSR merupakan upaya pengelolaan persepsi oleh perusahaan untuk membuat orang-orang di luar dan dalam perusahaan memiliki pandangan positif tentang perusahaan.
  3. CSR merupakan hambatan bagi pembangunan.
CSR merupakan instrumen bagi perusahaan untuk mencapai empat faktor penting bagi keberlangsungan perusahaan antara lain mencapai keuntungan kompetitif, menjaga kestabilan lingkungan kerja, menjaga persepsi eksternal, serta memastikan kesejahteraan karyawan. Menurut Frynas, terdapat beberapa masalah fundamental dari perusahaan untuk mencapai tujuan pembangunan melalui CSR. Kegagalan CSR dalam mewujudkan pembangunan pada umumnya diakibatkan karena tunduknya CSR terhadap tujuan perusahaan yang berorientasi profit. CSR memiliki keterbatasan mempercepat pembangunan masyarakat lokal.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar