Minggu, 01 April 2012

CSR dan Dinamika Kritikannya


I Gusti Ngurah Eka Putra                                                                                       0911243058
The False Developmental Promise of CSR: Evidence from multinational oil company
JEDRZEJ GEORGE FRYNAS
Perusahaan Multinasional yang bergerak dalam bidang minyak memiliki komunikasi yang signifikan dengan masyarakat lokal, karena mereka terlibat langsung dengan masyarakat dalam upaya bisninya terkait sumber daya alam yang dimanfaatkan di daerah sekitarnya, maka perlu CSR sebagai tanggung jawab sosial perusahaan kepada masyarakat. Dalam implementasinya CSR banyak mendapatkan kritikan oleh aktivis NGO diantaranya CSR merupakan bahasan yang membuang waktu, hanya bersifat “managing perception” yang positif bagi lingkungan sosial sekitar, dan hanya merupakan ‘project pembangunan semata’.
Dalam perkembangannya CSR tidak saja bergerak di bidang investasi, namun juga bergerak di bidang social investment, dimana CSR digunakan sebagai instrumen, diantaranya terdapat faktor yang mendorong perusahaan untuk melakukanya, yaitu (1) adanya keuntungan kompetitif, memanfaatkan kesempatan dari kompetisi vis-à-vis dengan perusahaan lain dengan memanfaatkan CSR sabagai investasi sosial, (2) adanya manajemen lingkungan kerja yang stabil, (3) manajemen persepsi eksternal sebgai istrumen pencitraan positif perusahaan dari pihak luar, dan (4) menjaga suasana yang kondusif bagi tenaga kerja agar selalu memberikan performa yang baik.
 Selain faktor di atas, menurut Frynas terdapat faktor penghambat keberhasilan dari CSR perusahaan di host country akibat adanya “bussines case”, yaitu perusahaan terlalu berorientasi profit, tidak dapat menyesuaikan dengan isu domestik, kegagalan pengolaan keuntungan dari CSR, keterbatasan SDM, sikap sosial pekerja hanya berorientasi solusi yang bersifat teknikal dan manajerial saja, dan tujuan CSR yang tidak sesuai dengan rencana pembangunan. Jika perusahaan berorientasi pada bussines case tanpa memperhatikan isu lingkungan dan masyarakat sekitar dalam menerapkan CSR, maka hanya akan menimbulkan efek sosial yang merugikan bagi masyarakat yang menghambat pembangunan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar