Alam Setia
budi / 0911243002
The False
Development Promise of Corporate Social Responsibility:
Evidence
from Multinational Oil Companies
Dalam jurnal yang berjudul The False Development Promise of Corporate
Social Responsibility (CSR): Evidence from Multinational Oil Companies, Jedrzej
George Frynas membahas tentang efektivitas CSR di sektor minyak, gas, dan batu
bara. Banyak sudut pandangan yang berbeda dari segi baik dan buruknya dalam
perusahaan yakni program CSR tersebut antara lain seperti CSR merupakan upaya
pengelolaan persepsi oleh perusahaan untuk membuat orang-orang di luar dan
dalam perusahaan memiliki pandangan positif tentang perusahaan dan juga CSR
merupakan hambatan bagi pembangunan. Sebenarnya CSR mempunyai banyak faktor baik dalam membawa
citra perusahaan dan di mata masyarakat contoh halnya dengan adanya menjaga
kestabilan lingkungan kerja, menjaga persepsi eksternal, serta memastikan
kesejahteraan karyawan. Dan CSR juga dapat menghambat kemajuan pembangunan
masyarakat nasional
Program CSR yang diberikan oleh
perusahaan minyak tersebut seringkali mengalami kegagalan atau hambatan, hambatan
ini dikarenakan kegagalan dalam melibatkan masyarakat yang menerima
keuntungan dari CSR, kurangnya sumber daya manusia, sikap dari para staf
perusahaan minyak dan fokusnya pada solusi teknis dan manajerial. Hadirnya CSR
ini ditujukan untuk memberikan keuntungan pada perusahaan dan bukan ditujukan
pada masyarakat secara umum. Sehingga CSR mendapatkan hasil keperusahaan dengan
keuntungan kompetitif, menjaga stabilitas lingkungan kerja, mengatur persepsi
eksternal, dan membuat karyawan senang. Dengan adanya pemberian tugas kepada
CSR nyatanya hanya untuk meningkatkan citra perusahaan terhadap mata masyarakat
sehingga dapat menciptakan hasil yang baik tidak banyak pro dan kontra dalam
menjalaninya di dalam program CSR.