MNC
dalam Politik Global
Handie
Arief Rahmawan (0911243013)
Paradigma pertumbuhan
ekonomi global dewasa ini tidak dapat dilepaskan dengan fenomena MNC serta FDI
sebagai sebuah instrumen untuk mendorong pertumbuhan tersebut. MNC sebagai
korporasi dari negara maju dipandang oleh beberapa pihak sebagai bersifat
ekslpoitatif dimana MNC dipahami sebagai kepenjangan tangan dari negara maju
untuk mencapai kepentingan nasionalnya. Namun disisi lain dalam konsep
pertumbuhan yang berkembang dewasa ini, MNC memiliki peranan yang cukup
signifikan dimana MNC serta FDI disini dipahami sebagai salah satu jalan keluar
untuk memenuhi kebutuhan investasi terutama di negara berkembang yang
kebanyakan tidak mampu memenuhi jumlah investasi dalam jumlah tertentu untuk
mencapai sebuah target pertumbuhan perekonomian yang ditentukan. Yang mana
diharapkan ketika pertumbuhan perekonomian tersebut tercapai dapat memberikan
perbaikan terhadap kondisi negara. Tetapi kondisi tersebut oleh beberapa pihak
dirasakan sulit untuk dicapai mengingat sifat eksploitatif yang melekat pada
MNC, dimana MNC sebagai sebuah korporasi tentu berorientasi pada profit yang
mana sering kali bertentangan dengan tujuan dari negara penerima terutama
negara berkembang. Dan diyakini jalan keluar dari pertentangan tersebut adalah
dengan perumusan sebuah regulasi ekonomi. Dalam perumusan regulasi ekonomi
tentu akan melibatkan aktor – aktor politik mengingat sebuah kebijakan ekonomi
lahir dari dinamika politik. Kondisi
tersebut membuat fenomena MNC berpengaruh terhadap politik domestik maupun
global melalui aktor – aktor politik domestik dan global yang terlibat di
dalamnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar