Nama : Mahneta Damayanti
NIM : 0911240065
A Better Approach to Understanding Foreign Direct Investment and Multinational Corporation
FDI dan MNC tumbuh dan berkembang pesat dan menjadi sangat penting. Kehadiran FDI dan MNC bukan hanya menghasilkan konsentrasi power dan kekayaan ditingkat para stakeholder, namun juga secara signifikan mengurangi power yang dimiliki oleh buruh sehingga semakin memperbesar jurang perbedaan diantara mereka. Yang penting diperhatikan dari FDI dan MNC adalah konsep heterogenitas dan disaggregation yang dimiliki oleh keduanya. Kepemilikan asing (FDI dan MNC) di masing-masing negara memiliki aturan dan perbedaannya sendiri-sendiri. Adanya kebijakan atau aturan pemerintah atas adanya kepemilikan asing tergantung pada nilai-nilai yang berlaku di negara-negara tersebut sehingga tidak ada satu jawaban yang pasti atas hal tersebut.
MNC merupakan aktor non-state yang paling berpengaruh dalam politik internasional dikarenakan MNC memiliki bargaining position yang besar ketika menghadapi negara. MNC merupakan perpanjangan ekonomi home country untuk tetap mempertahankan perekonomian domestik negara tersebut. MNC dan FDI memiliki persamaan yaitu menjadi sorotan publik, tidak hanya dalam kebaikannya tetapi juga ketika melakukan kesalahan. MNC cenderung terus berkembang dengan tujuan untuk mengeksploitasi pasar dan ekonomi di negara host dan mengembangkan usaha mereka untuk peningkatan ekonomi negara home. MNC juga cenderung menciptakan keadaan pasar yang bersifat oligopoli. Pada kenyataannya, MNC tidak melakukam peningkatan kesejahteraan masyarakat sebagaimana janji yang diberikan kepada negara host, karena MNC justru menempatkan orang-orang dari negara home untuk menempati posisi-posisi strategis dalam kepengurusan perusahaan. Agar hal tersebut tidak terus berlanjut, pemerintah-MNC-masyarakat lokal harus membuat kesepakatan yang menguntungkan ketiganya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar