Week II : A Better Approach to Understanding Foreign Direct Investment and Multinational Corporations
Stefananda A.P (0911240086)
Percepatan pembangunan ekonomi suatu negara memerlukan berbagai sumber pendanaan modal, diantaranya melalui Foreign Direct Investmen atau penanaman modal asing. Multinational Corporation (MNC) merupakan bentuk penanaman modal asing yang paling sering digunakan. MNC biasanya melakukan penanaman modal asing ke luar negeri dengan tujuan untuk mengembangkan perusahaannya dan mencari pangsa pasar baru. Dua konsep di atas (FDI dan MNC) merupakan konsep-konsep yang tidak dapat dipisahkan satu sama lain.
Berbagai pakar telah merumuskan apakah FDI dan MNC tersebut mempengaruhi ekonomi politik suatu secara domestik dan internasional, baik secara negatif maupunn positif. Kehadiran MNC sangat mewarnai kehidupan ekonomi politik internasional karena tidak dapat dipungkiri MNC telah menjadi salah satu aktor (non-state) hubungan internasional yang memiliki bargaining power untuk mempengaruhi suatu kebijakan domestik maupun internasional. MNC juga diidentifikasikan sebagai perpanjangan tangan dari kepentingan home county untuk menyebarkan kepentingannya. Meski begitu negara-negara berkembang (host country) berlomba-lomba untuk menarik MNC agar menanamkan modalnya di negaranya. Karena negara tidak bisa istilahnya ‘menggaji” seluruh warganya, oleh karena itu diperlukan instrumen swasta untuk menggantikan peran-peran yang tidak bisa dilakukan sepenuhnya oleh negara. Tetapi apakah MNC sepenuhnya mau menggantikan sebagian peran-peran negara, tergantung dari sisi mana kita memandangnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar