A Better Approach to Understanding
Foreign Direct Investment and Multinational Corporations
Alam Setia
Budi / 0911243002
Dengan
perkembangan yang sangat cepat di dalam pembangunan ekonomi suatu negara
memerlukan berbagai sumber pendanaan modal, diantaranya melalui Foreign
Direct Investmen atau penanaman modal asing. MNC merupakan bentuk penanaman
modal asing yang paling sering digunakan. MNC biasanya melakukan penanaman
modal asing ke luar negeri dengan tujuan untuk mengembangkan perusahaannya dan
mencari pangsa pasar baru. Sehingga dengan kehadirannya
MNC di negara memiliki dua dampak positif di satu sisi MNC memberikan
keuntungan juga memperluas power bagi pemiliknya. Namun di sisi lain, MNC akan
membatasi hak buruh untuk mendapatkan kehidupan yang lebih layak karena buruh
tidak memiliki power untuk membuat kebijakan sehingga memperlebar jurang yang
tidak terlihat antara buruh dan pejabat MNC. Hal ini memperkuat posisi MNC
sebagai aktor non state terpenting dalam politik internasional. MNC akan
memberikan FDI untuk sebuah negara jika negara tersebut memiliki tingkat
perekonomian yang tinggi serta pembangunan secara matang. Memahami MNC dan FDI
secara utuh berarti mengimplementasikan kebijakan terkait dalam negara.
Di dalam perkembangan dan
pertumbuhan MNC tidak akan bisa dihentikan mengingat kebutuhan masyarakat
internasional yang harus dipenuhi. Selain itu, MNC memiliki ambisi untuk
mengeksploitasi ekonomi dan pasar serta mengembangkan perusahaan di berbagai
negara. MNC cenderung membuat pasar oligopoli dalam rangka menciptakan ketergantungan
terhadap barang yang diproduksinya. MNC dianggap mengekspoitasi masyarakat
lokal sehingga peran aktif pemerintah diperlukan dalam rangka meningkatkan bargaining position negaranya. Dengan penjelasan tersebut bahwa
peran MNCs adalah memacu pertumbuhan ekonomi dan menambah lapangan
pekerjaan, menaikkan ekspor dan meningkatkan mutu skil tenaga kerja, serta
menentukan laju perdagangan internasional. Sehingga dengan mendominasi produksi
global, modal dan barang-barang konsumsi, MNCs menjadi aktor non-state yang
penting dalam politik internasional.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar