Minggu, 26 Februari 2012

MNC dan Politik Dunia


A Better Approach to Understanding Foreign Direct Investment and Multinational Corporations
Alam Setia Budi / 0911243002


Dengan perkembangan yang sangat cepat di dalam pembangunan ekonomi suatu negara memerlukan berbagai sumber pendanaan modal, diantaranya melalui Foreign Direct Investmen atau penanaman modal asing. MNC merupakan bentuk penanaman modal asing yang paling sering digunakan. MNC biasanya melakukan penanaman modal asing ke luar negeri dengan tujuan untuk mengembangkan perusahaannya dan mencari pangsa pasar baru. Sehingga dengan kehadirannya  MNC di negara memiliki dua dampak positif di satu sisi MNC memberikan keuntungan juga memperluas power bagi pemiliknya. Namun di sisi lain, MNC akan membatasi hak buruh untuk mendapatkan kehidupan yang lebih layak karena buruh tidak memiliki power untuk membuat kebijakan sehingga memperlebar jurang yang tidak terlihat antara buruh dan pejabat MNC. Hal ini memperkuat posisi MNC sebagai aktor non state terpenting dalam politik internasional. MNC akan memberikan FDI untuk sebuah negara jika negara tersebut memiliki tingkat perekonomian yang tinggi serta pembangunan secara matang. Memahami MNC dan FDI secara utuh berarti mengimplementasikan kebijakan terkait dalam negara.
Di dalam perkembangan dan pertumbuhan MNC tidak akan bisa dihentikan mengingat kebutuhan masyarakat internasional yang harus dipenuhi. Selain itu, MNC memiliki ambisi untuk mengeksploitasi ekonomi dan pasar serta mengembangkan perusahaan di berbagai negara. MNC cenderung membuat pasar oligopoli dalam rangka menciptakan ketergantungan terhadap barang yang diproduksinya. MNC dianggap mengekspoitasi masyarakat lokal sehingga peran aktif pemerintah diperlukan dalam rangka meningkatkan bargaining position negaranya. Dengan penjelasan tersebut bahwa  peran MNCs adalah memacu pertumbuhan ekonomi dan menambah lapangan pekerjaan, menaikkan ekspor dan meningkatkan mutu skil tenaga kerja, serta menentukan laju perdagangan internasional. Sehingga dengan mendominasi produksi global, modal dan barang-barang konsumsi, MNCs menjadi aktor non-state yang penting dalam politik internasional.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar