Minggu, 26 Februari 2012

MNC dan Politik Dunia


Destia Alfiani (0911240046)
A Better Approach to Understanding Foreign Direct Investment and Multinational Corporations

FDI dan perusahaan multinasional dapat memberikan dampak yang positif dan negatif pada suatu negara. Perusahaan multinasional pada suatu negara sengaja disusun tidak sama dengan perusahaan di negara asal. Hal tersebut disesuaikan dengan budaya negara tersebut, kepentingan komunitas tertentu, eksekutif dan pemegang saham. Banyak teka teki yang muncul, diantaranya adalah apakah FDI yang masuk merupakan penyebab percepatan pembangunan ekonomi,mendorong keberhasilan suatu negara dalam mencapai tingkat pertumbuhan ekonomi dan pembangunan yang dapat menarik investasi asing langsung.
Keunggulan FDI dan MNCs telah diungkap oleh para pendukungya dan kekurangannya telah disohorkan oleh para kritikus. Heterogenitas dan dampak FDI serta perusahaan multinasional tidak dapat sepenuhnya dipahami dengan hanya menyentuh sebagian aspek saja. Masalah yang paling banyak dihadapi oleh FDI dan MNCs adalah seputar masalah kebijakan dalam ekonomi politik. Hal tersebut berhubungan dengan dua hal, pertama perdagangan yang optimal bagi masyarakat serta yang memberikan efisiensi bagi tata kelola ekonomi dan yang kedua adalah kebijakan ekonomi yang membagi secara adil antara peraturan pemerintah dan pasar bebas baik dalam nasional maupun internasional.
FDI menjadi penting karena dapat menentukan pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan pekerjaan, pendapatan dan arus perdagangan internasional. Sedangkan MNCs, dengan mendominasi modal dan produksi global terhadap barang-barang konsumsi, MNCs telah menjadi aktor nonstate paling penting dalam tatanan politik internasional. Banyak kekhawatiran yang muncul bahwa FDI dan MNCs akan mengurangi kedaulatan negara. Namun hal tersebut belum tentu kebenarannya, tergantung dari sisi mana kita melihatnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar