Destia
Alfiani (0911240046)
A Better Approach to Understanding Foreign Direct Investment and
Multinational Corporations
FDI dan
perusahaan multinasional dapat memberikan dampak yang positif dan negatif pada
suatu negara. Perusahaan multinasional pada suatu negara sengaja disusun tidak
sama dengan perusahaan di negara asal. Hal tersebut disesuaikan dengan budaya
negara tersebut, kepentingan komunitas tertentu, eksekutif dan pemegang saham.
Banyak teka teki yang muncul, diantaranya adalah apakah FDI yang
masuk merupakan penyebab percepatan pembangunan ekonomi,mendorong keberhasilan suatu
negara dalam mencapai tingkat pertumbuhan ekonomi dan pembangunan
yang
dapat menarik
investasi asing langsung.
Keunggulan FDI
dan MNCs
telah diungkap
oleh
para pendukungya dan kekurangannya
telah disohorkan oleh para kritikus.
Heterogenitas dan dampak FDI serta
perusahaan
multinasional tidak dapat sepenuhnya dipahami dengan
hanya menyentuh sebagian aspek saja. Masalah yang paling banyak dihadapi oleh
FDI dan MNCs adalah seputar masalah kebijakan dalam ekonomi politik. Hal
tersebut berhubungan dengan dua hal, pertama perdagangan yang optimal bagi
masyarakat serta yang memberikan efisiensi bagi tata kelola ekonomi dan yang
kedua adalah kebijakan ekonomi yang membagi secara adil antara peraturan
pemerintah dan pasar bebas baik dalam nasional maupun internasional.
FDI menjadi
penting
karena dapat menentukan
pertumbuhan
ekonomi, menciptakan lapangan pekerjaan,
pendapatan dan arus perdagangan internasional.
Sedangkan
MNCs, dengan mendominasi modal
dan produksi
global terhadap barang-barang
konsumsi, MNCs
telah
menjadi aktor nonstate paling penting dalam tatanan politik
internasional. Banyak kekhawatiran yang muncul bahwa FDI dan MNCs akan
mengurangi kedaulatan negara. Namun hal tersebut belum tentu kebenarannya,
tergantung dari sisi mana kita melihatnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar