Senin, 27 Februari 2012

MNC dan Politik Dunia

Review: A Better Approach to Understanding Foreign Direct Investment and Multinational Corporations
Eka Pratama Putri (0911243052)
Foreign Direct Investment (FDI) dan Multinational Corporation (MNC) merupakan fenomena yang sulit dipisahkan dalam perkembangan perekonomian saat ini. Menyebar luasnya FDI dan MNC menimbulkan banyak perbedaan pandangan. Pro dan Kontra adanya FDI dan MNC ini menyebabkan sulitnya mencapai kesepakatan atas definisi dari FDI dan MNC, karena definisi yang selama ini diketahui tidak dapat mencakup secara keseluruhan. FDI dan MNC itu dapat diibaratkan sebagai buah simalakama, karena disatu sisi FDI dan MNC berperan langsung dalam meningkatkan perekonomian, sebagi contoh kecilnya ialah peningkatan standar hidup bagi para pekerja maupun konsumen tapi disisi yang lain FDI dan MNC merugikan lingkungan karena untuk mencapai target produksi FDI dan MNC mengabaikan dampak negatif yang terjadi pada lingkungan.
FDI dan MNC memiliki tujuan tunggal yaitu memperluas perekonomian dengan system oligipoli. Denagan adanya tujuan tunggal tersebut dapat menimbulkan spekulasi yang lebih besar lagi. Oleh karena itu, pro-kontra FDI dan MNC dapat disimpulkan dengan konsep heterogen, sebab pro-kontra yang terjadi dikembalikan lagi kepada bagaimana negara berkembang (host country) menyikapi keberadaan FDI maupun MNC yang berkembang dinegaranya.

Minggu, 26 Februari 2012

MNC dan Politik Dunia

Nama: Rahmawan Adichandra
NIM: 0911240079
A BETTER APPROACH TO UNDERSTANDING FOREIGN DIRECT INVESTMENT AND MULTINATIONAL  CORPORATIONS
 
Pertumbuhan MNC yang notabene adalah entitas berorientasi  ekonomi tidak dihindarkan melaju dalam  jumlah yang sangat signifikan. Tentunya dengan bertambahnya FDI atau MNC dalam suatu negara mengacu pada dampak yang disebabkan oleh institusi tersebut. Apakah pertumbuhan MNC merupakan penghisapan pada suatu kelompok besar demi menguntungkan kelompok kecil atau pemilik modal dengan mengabaikan lingkungan, atau hal tersebut bertujuan meningkatkan taraf hidup pekerja serta kontribusi besar terhadap aspek social dan tidak berkontribusi besar dalam merusak lingkungan?.  Memang ketika MNC bersinggungan dengan negara maka dampaknya akan berbeda sesuai dengan seperti apa kedua aktor tersebut berinteraksi.
Konsep heterogenitas dan disagregasi menjelaskan bagaimana suatu MNC memiliki kapabilitas untuk menyesuaikan cara kerjanya berdasarkan wilayah operasinya , mengingat jenis MNC yang bermacam macam sampai lebih dari 70.000, maka perilaku mereka pun juga berbeda beda. Adapun jenis MNC yang sama, juga mungkin untuk bertindak berbeda, ketika mereka dihadapkan dengan host country yang berbeda. Kemungkinan pengaruh MNC juga berbeda, pada suatu sisi MNC mungkin untuk memberikan efek yang everlasting bagi host country, ataupun bisa berdampak sesaat lalu berubah menjadi eksploitatif. Banyaknya MNC memiliki kemungkinan untuk juga mendapatkan hasil yang bersifat korporatif dimana MNC mampu memberikan transfer teknologi yang secara masiv mampu meningkatkan  produktifitas dan memicu ekonomi.
Heterogenitas dan subjektifitas MNC merupakan problematic yang dicerminkan dalam MNC disetiap negara yang masing masing merupakan contoh kasus yang special dan berdampak kepada sulitnya untuk mengambil preposisi umum.  Pertumbuhan MNC yang mampu beradaptasi dengan perubahan dalam ruang internasional secara cepat dan hadirnya MNC baru yang lebih kuat menggantikan yang lama menjadi konsen dimana beberapa  studi mengenai MNC  pada era yang lalu sudah tidak begitu relevan dan diperlukannya penelitian yang kompatibel melihat ke studi terdahulu sebagai acuan.

MNC dan Politik Dunia


a better approach to understanding foreign direct investment and multinational corporations

ACHMAD FAROUQ RIFQI
0911240001
        
   MNC merupakan perusahaan yang bergerak dibidang barang dan jasa. MNC sama halnya dengan perusahaan-perusahaan lainnya, namun yang membedakannya adalah letak dan lokasi bergeraknya perusahaan itu. MNC selalu mempunyai yang namanya Home dan host country. Disini akan dijelaskan tentang bagaimana MNC itu membuat cabang di negara-negara host country. Dimulai dengan penanaman modal asing yang dikenal dengan FDI atau Foreign Direct Investment. Sistem FDI inilah yang merupakan awal dari berkembangnya perdagangan bebas yang dipelopori oleh suatu perusahaan yang nantinya dalam perkembangannya bisa bermunculan investor-investor yang berupa individu, komunitas hingga pemegang saham disesuaikan dengan kepentingan masing-masig. Dari sini maka isu FDI berkembang menjadi isu global seiring dengan berkembangnya isu globalisasi.
            Disini dibahas tentang pandangan terkait masalah FDI, dari sudut pandang positif negatif FDI tersebut. Dari sisi positif memandang bahwa FDI itu memiliki manfaat sebagai pendongkrak berkembangnya laju pertumbuhan daerah bahkan nasional, sehingga pertumbuhan ekonomi di negara penerima mulai naik. Selain itu membuat negara penanam dan negara penerima mendapatkan keuntungan dari terbukanya diri mereka akan perdagangan bebas. Dan juga yang tidak bisa dipungkiri adalah semakin terbukanya lapangan pekerjaan. Namun dari semua itu, ternyata FDI juga memiliki sisi negatif, yaitu semakin gencar FDI yang masuk maka akan semakin mematikan perekonomian domestik. Selain itu FDI juga rawan digunakan untuk mengintervensi kebijakan negara yang berakibat pada berkurangnya kedaulatan negara penerima itu. Oleh karena itu maka diperlukan prosedur yang jelas dan adil dalam menentukan kebijakan terkait dengan arus masuknya FDI dan juga berupa perizinan MNC yang akan masuk, sehingga MNC tidak hanya mengeruk keuntungan di host country tapi juga berkewajiban untuk ikut membangun negara tempat ia berdiri semakin berkembang pertumbuhan ekonominya.

MNC dan politik dunia


INDRA MAHARDIKA (0911243015)
REVIEW : a better approach to understanding foreign direct investment and multinational corporations

Kehadiran FDI dan MNC bukan hanya menghasilkan konsentrasi power dan kekayaan ditingkat para stakeholder, namun juga secara signifikan mengurangi power yang dimiliki oleh buruh sehingga semakin memperbesar jurang perbedaan diantara mereka. Yang penting diperhatikan dari FDI dan MNC adalah konsep heterogenitas dan disaggregation yang dimiliki oleh keduanya. MNC banyak membawa pro dan kontra dengan perlunya peran pemerintah untuk mengkounter kebijakan agar menguntungkan pihak perusahaan MNC dan pekerja local termasuk pemerintah daerah yang menjadi basis tempat perusahaan MNC. MNC sebagai perpanjangan tangan dari pusat MNC di negara tersebut. Yang menarik adalah negara berkembang justru berusaha untuk mempromosikan kelebihannya agar MNC mau menanmkan modalnya di negara tersebut sebagai usaha perluasan pasar MNC. MNC sebagai actor non state yang paling berpengaruh di politik internasional. Perkembangan dan pertumbuhan MNC tidak akan bisa dihentikan mengingat kebutuhan masyarakat internasional yang harus dipenuhi. Selain itu, MNC memiliki ambisi untuk mengeksploitasi ekonomi dan pasar serta mengembangkan perusahaan di berbagai negara. MNC cenderung membuat pasar oligopoli dalam rangka menciptakan ketergantungan terhadap barang yang diproduksinya.

MNC dan politik dunia


A BETTER APPROACH TO UNDERSTANDING FOREIGN DIRECT INVESTMENTAND MULTINATIONAL CORPORATIONS
Fredo Abram Siagian (0911240056)
Jika melihat Dampak FDI di dunia sekarang ini tidak dapat dipungkiri bahwa FDI dan MNC merupakan sebuah kekuatan ekonomi yang sangat mempengaruhi dunia. MNC sendiri sudah menjadi sebuah aktor yang dapat mempengaruhi sebuah sistem bukan hanya dari segi Ekonomi namun juga sudah memasuki sistem politik karena kekuatan yang mereka miliki. MNC sering dianggap sebagai lambang kekuatan ekonomi dan oleh sebab itu negara host dari sebuah MNC berusaha menempatkan perusahaan mereka  di berbagi negara karena akan membuat keuntungan semakin besar. Bagi negara yang ditempati MNC juga memberikan keuntungan yaitu Pertumbuhan perekonomian, peningkatan jumlah lapangan kerja dan lainnya. Sehingga dapat meningkatkan perekonomian negara secara keseluruhan. Meskipun banyak pihak yang menganggap datang nya MNC hanya membawa dampak buruk ,namun tidak dapat dipungkiri bahwa kehadiran MNC sangat dibutuhkan.

MNC dan Politik Dunia


Destia Alfiani (0911240046)
A Better Approach to Understanding Foreign Direct Investment and Multinational Corporations

FDI dan perusahaan multinasional dapat memberikan dampak yang positif dan negatif pada suatu negara. Perusahaan multinasional pada suatu negara sengaja disusun tidak sama dengan perusahaan di negara asal. Hal tersebut disesuaikan dengan budaya negara tersebut, kepentingan komunitas tertentu, eksekutif dan pemegang saham. Banyak teka teki yang muncul, diantaranya adalah apakah FDI yang masuk merupakan penyebab percepatan pembangunan ekonomi,mendorong keberhasilan suatu negara dalam mencapai tingkat pertumbuhan ekonomi dan pembangunan yang dapat menarik investasi asing langsung.
Keunggulan FDI dan MNCs telah diungkap oleh para pendukungya dan kekurangannya telah disohorkan oleh para kritikus. Heterogenitas dan dampak FDI serta perusahaan multinasional tidak dapat sepenuhnya dipahami dengan hanya menyentuh sebagian aspek saja. Masalah yang paling banyak dihadapi oleh FDI dan MNCs adalah seputar masalah kebijakan dalam ekonomi politik. Hal tersebut berhubungan dengan dua hal, pertama perdagangan yang optimal bagi masyarakat serta yang memberikan efisiensi bagi tata kelola ekonomi dan yang kedua adalah kebijakan ekonomi yang membagi secara adil antara peraturan pemerintah dan pasar bebas baik dalam nasional maupun internasional.
FDI menjadi penting karena dapat menentukan pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan pekerjaan, pendapatan dan arus perdagangan internasional. Sedangkan MNCs, dengan mendominasi modal dan produksi global terhadap barang-barang konsumsi, MNCs telah menjadi aktor nonstate paling penting dalam tatanan politik internasional. Banyak kekhawatiran yang muncul bahwa FDI dan MNCs akan mengurangi kedaulatan negara. Namun hal tersebut belum tentu kebenarannya, tergantung dari sisi mana kita melihatnya.